STROKE

Published at:

Oleh: Dr. Sudin Sitanggang, SpS*


Suatu gangguan fungsional otak yang terjadi secara mendadak dengan tanda dan gejala klinik baik fokal maupun global yang berlangsung > 24 jam, atau dapat menimbulkan kematian yang hanya disebabkan oleh ggn peredaran darah otak ( WHO 1995, PERDOSI).

Faktor Risiko Stroke

  • Yang tidak dapat dimodifikasi
    • Usia : kejadian stroke meningkat 2 x lipat setiap dekade setelah umur 35 – 44 tahun.
    • Jenis kelamin : Laki-laki > Wanita
    • Herediter
    • Ras: Afro-Amerika memiliki kejadian stroke lebih besar dibanding ras kulit putih.
  • Yang dapat dimodifikasi
    • Riwayat terkena serangan stroke menyebabkan kecenderungan serangan stroke berulang
    • Hipertensi (risiko mendapat serangan stroke 5-10 kali lebih besar dibandingkan orang yang memiliki tekanan darah normal)
    • Penyakit jantung (atrial fibrilasi) : risiko mendapat serangan stroke 3-5 kali
    • Diabetes melitus (kencing manis) : risiko mendapat serangan stroke 3-4 kali
    • Transient Ischemic Attack (serangan otak sepintas) : risiko mendapat serangan stroke 7 kali
    • Hiperkolesterol / hiperlipidemia : risiko mendapat serangan stroke 1,5 kali
    • Obesitas (kegemukan) : risiko mendapat serangan stroke 1,5 kali
    • Kebiasaan merokok : risiko mendapat serangan stroke 2-3 kali
    • Peningkatan kadar fibrinogen
    • Penyakit karotis asimptomatis
    • Penyakit pembuluh darah perifer/li>
    • Peminum alkohol yang berlebihan
    • Peningkatan kadar asam urat yang homositein
    • Penggunaan narkotik
    • Kekurangan protein S, C dan AT III
    • Tidur mengorok (snoring) dan henti napas saat tidur (sleep apnoe)

Mengapa bisa terjadi stroke ?

Otak manusia memiliki berat 2,5 % dari seluruh berat badan namun membutuhkan oksigen 20 % dari kebutuhan seluruh tubuh atau sekitar 50 – 60 cc darah / 100 gr otak / menit.

Apabila terjadi gangguan pada sirkulasi darah ke otak, maka hal ini akan menyebabkan tidak terpenuhinya suplai oksigen bagi otak. Gangguan ini akan menyebabkan terhenti / terganggunya fungsi sel-sel otak, namun demikian integritas sel-sel saraf di otak masih utuh.

Pembagian Stroke

  • Stroke Iskemik (Sumbatan); merupakan 80-85% dari seluruh stroke. Stroke ini dapat disebabkan oleh :
    • Trombus
    • Emboli
  • Stroke perdarahan. Stroke jenis ini dapat disebabkan oleh :
    • Kelainan pembuluh darah arteri
    • Lipohyalinosis
    • Amyloid angiopathy
    • Hipertensi naik mendadak
    • Obat – obat anti pembekuan darah

Ragam Gejala Stroke

Stroke sendiri dapat memberikan beragam gejala, tergantung pada daerah otak mana yang mengalami gangguan sirkulasi darah / suplai oksigen. Gangguan sirkulasi darah pada daerah otak tersebutlah yang memberikan gejala, sesuai fungsi daerah otak tersebut. Gejala stroke yang sering ditemukan di antaranya :

  • Lumpuh separuh badan kanan atau kiri
  • Separuh badan kurang berasa, terasa semutan, terasa seperti kena cabe
  • Mulut mencong
  • Lidah mencong bila dijulurkan
  • Bicara jadi pelo
  • Sulit menelan
  • Bila makan / minum keselek
  • Sulit berbahasa
  • Gangguan bicara, tidak bisa menulis, membaca
  • Penglihatan terganggu ( buta, berbayangan)
  • Pusing / vertigo
  • Kelopak mata sulit dibuka
  • Banyak tidur
  • Pingsan, koma

 

Diagnosis Stroke

Dokter menegakkan diagnosis stroke berdasarkan anamnesis (wawancara mengenai riwayat perjalanan penyakit, gejala dan tanda yang dialami pasien), pemeriksaan fisik dan neurologis, pemeriksaan penunjang (CT Scan kepala, jika perlu MRI dan MRA kepala).

Penanganan Stroke

  • Jika ada gejala stroke segera rujuk ke RS dan rawat inap
  • Terapi dini sangat penting untuk pemulihan yg baik ( therapeutic window / masa paling bermanfaat dalam memberikan terapi stroke adalah 3 jam pertama sejak timbul gejala).

Pencegahan Stroke :

  • Pencegahan Primer
    • Pengendalian faktor risiko.
    • Memasyarakatkan gaya hidup sehat bebas stroke
  • Pencegahan Sekunder
    • Mengendalikan faktor risikio yang bisa dimodifikasi : Hipertensi, Diabetes Melitus, TIA/Stroke

PENILAIAN SENDIRI TENTANG RISIKO STROKE

FAKTOR RISIKO 0 1 2
TEKANAN DARAH Rendah atau normal Meningkat atau tidak tahu Tinggi
MEROKOK Tidak merokok

≤ 15 batang / hari

≥ 15 batang / hari

KADAR KOLESTEROL Di bawah rata-rata Rata-rata / tidak tahu Diatas rata-rata
BERAT BADAN Normal Diatas normal Gemuk / obesitas
OLAHRAGA Sangat aktif hampir tiap hari 1-2 x seminggu Tidak berolahraga
DIABETES Tidak ada Riwayat keluarga ada diabetes Penderita diabetes
PERILAKU Santai Sering terburu-buru, cemas, tidak toleran. Selalu terburu-buru, kompetitif, tidak toleran
PENYAKIT JANTUNG Tidak Ada Ada riwayat keluarga Mempunyai Penyakit Jantung
RIWAYAT KELUARGA Tidak ada serangan jantung usia  ≤ 65 tahun Ada serangan stroke  ≤ 55 tahun  
UMUR Dibawah 40 tahun Antara 40-55 tahun Diatas 55 tahun

Skor

  • 0-3 : risiko kecil
  • 4-6 : risiko sedang
  • 7-10 : risiko tinggi
  • 11+ : risiko sangat tinggi